Grup A
Afrika Selatan - Meksiko
11/06/10 21:00 RCTI & Global
Uruguay - Prancis
12/06/10 01:30 RCTI
Afrika Selatan - Uruguay
17/06/10 01:30 RCTI
Prancis - Meksiko
18/06/10 01:30 RCTI
Prancis - Afrika Selatan
22/06/10 21:00 RCTI
Meksiko - Uruguay
22/06/10 21:00 Global
Grup B
Korea Selatan - Yunani
12/06/10 18:30 Global
Argentina - Nigeria
12/06/10 21:00 RCTI
Argentina - Korea Selatan
17/06/10 18:30 Global
Yunani - Nigeria
17/06/10 21:00 RCTI
Nigeria - Korea Selatan
23/06/10 01:30 Global
Yunani - Argentina
23/06/10 01:30 RCTI
Grup C
Inggris - Amerika Serikat
13/06/10 01:30 RCTI
Aljazair - Slovenia
13/06/10 18:30 Global
Slovenia - Amerika Serikat
18/06/10 21:00 RCTI
Inggris - Aljazair
19/06/10 01:30 RCTI
Amerika Serikat - Aljazair
23/06/10 21:00 Global
Slovenia - Inggris
23/06/10 21:00 RCTI
Grup D
Serbia - Ghana
13/06/10 21:00 RCTI
Jerman - Australia
14/06/10 01:30 RCTI
Jerman - Serbia
18/06/10 18:30 Global
Ghana - Australia
19/06/10 21:00 RCTI
Ghana - Jerman
24/06/10 01:30 RCTI
Australia - Serbia
24/06/10 01:30 Global
Grup E
Belanda - Denmark
14/06/10 18:30 Global
Jepang - Kamerun
14/06/10 21:00 RCTI
Belanda - Jepang
19/06/10 18:30 Global
Kamerun - Denmark
20/06/10 01:30 RCTI
Denmark - Jepang
25/06/10 01:30 Global
Kamerun - Belanda
25/06/10 01:30 RCTI
Grup F
Italia - Paraguay
15/06/10 01:30 RCTI
Selandia Baru - Slowakia
15/06/10 18:30 Global
Slowakia - Paraguay
20/06/10 18:30 Global
Italia - Selandia Baru
20/06/10 21:00 RCTI
Paraguay - Selandia Baru
24/06/10 21:00 Global
Slowakia - Italia
24/06/10 21:00 RCTI
Grup G
Pantai Gading - Portugal
15/06/10 21:00 RCTI
Brasil - Korea Utara
16/06/10 01:30 RCTI
Brasil - Pantai Gading
21/06/10 01:30 RCTI
Portugal - Korea Utara
21/06/10 18:30 Global
Portugal - Brasil
25/06/10 21:00 RCTI
Korea Utara - Pantai Gading
25/06/10 21:00 Global
Grup H
Honduras - Cili
16/06/10 18:30 Global
Spanyol - Swiss
16/06/10 21:00 RCTI
Cili - Swiss
21/06/10 21:00 RCTI
Spanyol - Honduras
22/06/10 01:30 RCTI
Cili - Spanyol
26/06/10 01:30 RCTI
Swiss - Honduras
26/06/10 01:30 Global
16 Besar
X1: Juara Grup A vs. Runner-Up Grup B
26/06/10 21:00 RCTI
X2: Juara Grup B vs. Runner-Up Grup A
28/06/10 01:30 RCTI
X3: Juara Grup C vs. Runner-Up Grup D
27/06/10 01:30 RCTI
X4: Juara Grup D vs. Runner-Up Grup C
27/06/10 21:00 RCTI
X5: Juara Grup E vs. Runner-Up Grup F
28/06/10 21:00 RCTI
X6: Juara Grup F vs. Runner-Up Grup E
29/06/10 21:00 RCTI
X7: Juara Grup G vs. Runner-Up Grup H
29/06/10 01:30 RCTI
X8: Juara Grup H vs. Runner-Up Grup G
30/06/10 01:30 RCTI
Perempat-Final
Y1: Pemenang X5 vs. Pemenang X7
02/07/10 21:00 RCTI
Y2: Pemenang X1 vs. Pemenang X3
03/07/10 01:30 RCTI
Y3: Pemenang X4 vs. Pemenang X2
03/07/10 21:00 RCTI
Y4: Pemenang X6 vs. Pemenang X8
04/07/10 01:30 RCTI
Semi-Final
Z1: Pemenang Y1 vs. Pemenang Y2
07/07/10 01:30 RCTI
Z2: Pemenang Y3 vs. Pemenang Y4
08/07/10 01:30 RCTI
Tempat Ketiga
Kalah Z1 vs. Kalah Z2
11/07/10 01:30 RCTI
FINAL
Pemenang Z1 vs. Pemenang Z2
12/07/10 01:30 RCTI
Read Full...
Hantu cedera ancam Piala Dunia
JOHANNESBURG - Cedera pemain menghantui Piala Dunia di Afrika Selatan yang akan dibuka tiga hari lagi. Setelah kapten timnas Jerman Michael Ballack, kapten Ghana Michael Essien, kapten Inggris Rio Ferdinand dipastikan tidak tampil serta kapten Pantai Gading Didier Drogba mengalami patah tangan, ajang sepakbola terakbar di muka bumi pun terancam kehilangan gregetnya.
Di kubu Belanda, pelatih Bert van Marwijk masih menggantungkan harapan kepada winger Arjen Robben, agar dapat segera sembuh dalam waktu cepat. Marwijk tidak mencoretnya dan tetap memberikan kesempatan pemain Bayern Munich itu masuk dalam skuad Piala Dunia.
”Saya tidak akan mengganti Robben. Saya ingin memberikannya kesempatan untuk kembali ke dalam skuad,” tegas van Marwijk seperti dilansir Goal, Senin (7/6) pagi tadi.
Pemain 26 tahun tersebut dibekap cedera hamstring ketika melumat Hongaria 6-1 pada laga persahabatan. Tim medis yang menangani Robben menyatakan, ia akan menjalani perawatan intensif agar bisa sembuh tepat waktu dan terbang ke Afrika Selatan, menyusul Timnas Belanda yang sudah lebih dahulu berangkat.
Kondisi serupa Robben dialami pemain Italia, Andrea Pirlo dan kiper Brazil, Julio Cesar. Pirlo cedera betis saat membela Italia beruji coba melawan Meksiko dan diperkirakan butuh tiga minggu untuk pulih. Jika perkiraan itu terbukti, pemain 31 tahun itu bakal absen di pertandingan pertama Azzurri melawan Paraguay, juga di laga kedua menghadapi Selandia Baru. Ia akan beruntung jika punya kesempatan main melawan Slovakia dipartai terakhir grup. Selain Pirlo, tiga gelandang Italia yang lain juga masih berkejaran dengan waktu untuk memulihkan kondisinya. Mereka adalah Mauro Camoranesi, Claudio Marchisio dan Angelo Palombo.
Sementara itu, Cesar cedera punggung seusai uji coba Brazil versus Zimbabwe. Kabar baiknya, kondisi bintang Inter Milan itu tidak terlalu parah dan diharapkan hanya absen pada pertandingan pertama.
Kurang dari sepekan Piala Dunia 2010 baru akan bergulir, cedera pemain memang menjadi momok bagi setiap tim. Karena masalah tersebut, para sejumlah pemain bintang sudah diipastikan tidak tampil di pagelaran akbar tersebut.
Jadi penonton
Nama besar terakhir yang harus menjadi penonton di Piala Dunia 2010 adalah kapten Inggris, Rio Ferdinand. Bek Manchester United ini mengalami cedera lutut parah dan terpaksa melupakan impiannya tampil di Afrika Selatan.
Sebelum Rio, David Beckham, dan Michael Owen sudah lebih dulu "dilupakan" pelatih Fabio Capello karena cedera di pertengahan kompetisi musim 2009/2010. Timnas Inggris pun harus berganti formasi karena cedera Ferdinand tersebut dengan memanggil bek Tottenham Hotspur, Michael Dawson.
Tim Panser Jerman, juga terkena kutukan cedera pemain. Parahnya, nyawa permainan Jerman sekaligus kapten Michael Ballack yang harus absen setelah cedera pergelangan kaki. Ballack mengalaminya ketika membela Chelsea di final FA Cup.
Sementara itu, kapten Ghana Michael Essien juga harus menjadi penonton di Piala Dunia yang digelar di benuanya tersebut. Essien sudah bermasalah dengan kondisi fisik sejak musim lalu. Gelandang Chelsea ini akhirnya tidak bisa memaksakan diri tampil di Afrika Selatan.
Dua nama terakhir adalah, gelandang Prancis Lassana Diara dan pemain Nigeria John Obi Mikel. Diarra terserang penyakit ketika latihan sementara Obi Mikel cedera lutut dan tidak berani mengambil risiko kehilangan karier sebagai pesepakbola. msh-jie/pu
sumber :http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=39349&Itemid=29 Read Full...
Di kubu Belanda, pelatih Bert van Marwijk masih menggantungkan harapan kepada winger Arjen Robben, agar dapat segera sembuh dalam waktu cepat. Marwijk tidak mencoretnya dan tetap memberikan kesempatan pemain Bayern Munich itu masuk dalam skuad Piala Dunia.
”Saya tidak akan mengganti Robben. Saya ingin memberikannya kesempatan untuk kembali ke dalam skuad,” tegas van Marwijk seperti dilansir Goal, Senin (7/6) pagi tadi.
Pemain 26 tahun tersebut dibekap cedera hamstring ketika melumat Hongaria 6-1 pada laga persahabatan. Tim medis yang menangani Robben menyatakan, ia akan menjalani perawatan intensif agar bisa sembuh tepat waktu dan terbang ke Afrika Selatan, menyusul Timnas Belanda yang sudah lebih dahulu berangkat.
Kondisi serupa Robben dialami pemain Italia, Andrea Pirlo dan kiper Brazil, Julio Cesar. Pirlo cedera betis saat membela Italia beruji coba melawan Meksiko dan diperkirakan butuh tiga minggu untuk pulih. Jika perkiraan itu terbukti, pemain 31 tahun itu bakal absen di pertandingan pertama Azzurri melawan Paraguay, juga di laga kedua menghadapi Selandia Baru. Ia akan beruntung jika punya kesempatan main melawan Slovakia dipartai terakhir grup. Selain Pirlo, tiga gelandang Italia yang lain juga masih berkejaran dengan waktu untuk memulihkan kondisinya. Mereka adalah Mauro Camoranesi, Claudio Marchisio dan Angelo Palombo.
Sementara itu, Cesar cedera punggung seusai uji coba Brazil versus Zimbabwe. Kabar baiknya, kondisi bintang Inter Milan itu tidak terlalu parah dan diharapkan hanya absen pada pertandingan pertama.
Kurang dari sepekan Piala Dunia 2010 baru akan bergulir, cedera pemain memang menjadi momok bagi setiap tim. Karena masalah tersebut, para sejumlah pemain bintang sudah diipastikan tidak tampil di pagelaran akbar tersebut.
Jadi penonton
Nama besar terakhir yang harus menjadi penonton di Piala Dunia 2010 adalah kapten Inggris, Rio Ferdinand. Bek Manchester United ini mengalami cedera lutut parah dan terpaksa melupakan impiannya tampil di Afrika Selatan.
Sebelum Rio, David Beckham, dan Michael Owen sudah lebih dulu "dilupakan" pelatih Fabio Capello karena cedera di pertengahan kompetisi musim 2009/2010. Timnas Inggris pun harus berganti formasi karena cedera Ferdinand tersebut dengan memanggil bek Tottenham Hotspur, Michael Dawson.
Tim Panser Jerman, juga terkena kutukan cedera pemain. Parahnya, nyawa permainan Jerman sekaligus kapten Michael Ballack yang harus absen setelah cedera pergelangan kaki. Ballack mengalaminya ketika membela Chelsea di final FA Cup.
Sementara itu, kapten Ghana Michael Essien juga harus menjadi penonton di Piala Dunia yang digelar di benuanya tersebut. Essien sudah bermasalah dengan kondisi fisik sejak musim lalu. Gelandang Chelsea ini akhirnya tidak bisa memaksakan diri tampil di Afrika Selatan.
Dua nama terakhir adalah, gelandang Prancis Lassana Diara dan pemain Nigeria John Obi Mikel. Diarra terserang penyakit ketika latihan sementara Obi Mikel cedera lutut dan tidak berani mengambil risiko kehilangan karier sebagai pesepakbola. msh-jie/pu
sumber :http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=39349&Itemid=29 Read Full...
mr.x

who is he??
hahahhaa...
aduh semoga dia ga baca postingan gw ini.
malu aku malu..
malu setiap ku menatapnya
malu setiap ku ditatapnya...
malu saat dia memperhatikan ku..
malu saat ku perhatian padaya..
mungkin ini suatu tanda
bahwa ada perasaan yang nyata..
yaitu CINTA ^^ Read Full...
希望.. ^ ^

今私は間違ってを選ぶ際に、必要ない
私は意思決定に急いでする必要はありません。
私はすべて私のために祈っています。私は間違って選択への必要はありません。私はよりよい人間になりたい。 Read Full...
Wish that I could show him what I'm feelin'
berharap 'him' tau apa yg gw rasain sekarang..
berharap 'him' ngerti apa yg gw mau sekarang...
LOP U Read Full...
berharap 'him' ngerti apa yg gw mau sekarang...
LOP U Read Full...
MUAK
gw muak banget.banget.banget..
sakit hatinya sekarang dah ilang..yang ada malah ILFIL abis sama c "mr.bc"hee :P
najisssssssss gayanya amit2, muak bgt gw liatnya!! ahahay, gw pernah sakit hati bgt ma "mr.bc" sampe sekarang gw aja ga tau sebenernya salah gw apa, alesan yang dia kasih juga ga jelas.hmmm... mungkin ini satu pelajaran buat gw biar ga gampang percaya gitu aja sama orang.ok "mr bc" thx lu orang pertama yg bikin gw sakit hati :)
dan semoga gw ga pernah nemuin lagi orang kaya lu.bye!! Read Full...
sakit hatinya sekarang dah ilang..yang ada malah ILFIL abis sama c "mr.bc"
najisssssssss gayanya amit2, muak bgt gw liatnya!! ahahay, gw pernah sakit hati bgt ma "mr.bc" sampe sekarang gw aja ga tau sebenernya salah gw apa, alesan yang dia kasih juga ga jelas.hmmm... mungkin ini satu pelajaran buat gw biar ga gampang percaya gitu aja sama orang.ok "mr bc" thx lu orang pertama yg bikin gw sakit hati :)
dan semoga gw ga pernah nemuin lagi orang kaya lu.bye!! Read Full...
Dewa 19

DEWA pertama kali dibentuk pada tahun 1986 oleh empat siswa SMP 6 Surabaya, dengan akronim nama mereka Dhani Ahmad Prasetyo (Keyboard, Vokal), Erwin Prasetya (Bass), Wawan Juniarso (Drum), dan Andra Ramadhan (Gitar); dengan markas di rumah Wawan yang di dalam kompleks Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Warna musik Dewa awalnya lebih pop, namun kemudian Erwin yang penggemar jazz, memperkenalkan musik jazz pada grupnya. DEWA pun berubah haluan ke jazz, sehingga Wawan yang penggemar berat musik rock memutuskan keluar pada tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso.
Yang membedakan Dewa dengan grup Surabaya lainnya ketika itu adalah warna musik yang mereka mainkan. Kalau grup lain gemar membawakan aliran heavy metal milik Judas Priest atau Iron Maiden, Dewa muncul dengan lagu - lagu milik Toto yang lebih ngepop. Hanya semuanya berubah ketika Erwin yang doyan jazz mulai memperkenalkan musik fudion dari Casiopea. Andra dan Dhani yang semula manteng di jalur rock, akhirnya ikutan juga. Format musik Dewa pun perlahan - lahan bergeser, bahkan mereka bukan
cuma memainkan lagu - lagu Casiopea, tapi juga karya dari musisi jazz beken lainnya seperti Chick Corea atau Uzeb. Dhani, Erwin, dan Andra lantas berangan - angan ingin seperti Krakatau atau Karimata, dua kelompok jazz yang lagi kondang saat itu. Ini membuat Wawan murung, penggemar berat musik rock ini merasa warna Dewa sudah keluar jalur. Akhirnya Wawan memutuskan keluar pada tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso. Setahun kemudian menyeberang ke Pythagoras. Posisi Wawan di Dewa lantas digantikan kakak kelasnya, Salman. Nama Dewa pun berubah menjadi Down Beat, diambil dari nama sebuah majalah jazz terbitan Amerika.
Untuk kawasan Jawa Timur dan sekitarnya, nama Down Beat cukup dikenal terutama setelah berhasil merajai panggung festival. Sebut saja Festival Jazz Remaja se-Jawa Timur, juara I Festival band SLTA '90 atau juara II Jarum Super Fiesta Musik. Sementara itu Pythagoras pun berhasil jadi finalis Festival Rock Indonesia yang digelar promotor Log Zhelebor. Tapi bagi keempat cowok yang secara psikologis masih dalam pencarian jati diri itu, jazz ternyata juga hanya sebuah persinggahan. Begitu nama Slank berkibar impian mereka pun berubah.
Wawan Juniarso segera dipanggil kembali untuk menghidupkan Dewa dan Ari Lasso ikut bergabung. Nama Dewa kembali tegak, bedanya kali ini pakai embel - embel 19 semata karena rata - rata usia pemainnya 19 tahun. Seperti halnya Slank, Dewa 19 pun mencampuradukkan beragam musik jadi satu : pop, rock, bahkan jazz, sehingga melahirkan alternatif baru bagi khasanah musik Indonesia saat itu. Teman sekelas Wawan, Harun rupanya tertarik oleh konsep tersebut dan segera mengucurkan dana Rp. 10 juta untuk memodali teman - temannya rekaman. Tapi karena di Surabaya tidak ada studio yang memenuhi syarat, mereka terpaksa ke Jakarta padahal jumlah dana tadi jelas pas - pasan. Walhasil mereka harus ngirit habis - habisan, segala hal dikerjakan sendiri termasuk mengangkat barang dan sebagainya. Tapi disini musikalitas mereka teruji.
Album perdana, 19 rampung cuma 25 shift saja. Termasuk luar biasa buat ukuran musisi daerah yang baru saja menginjak rimba ibukota. Dengan master di tangan, Dhani gentayangan dari satu perusahaan rekaman satu ke perusahaan rekaman lain pakai bus kota, sementara Erwin, Wawan, Andra dan Ari menunggu hasilnya di Surabaya. Sempat ditolak sana - sini, master itu akhirnya dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records, yang pernah sukses melejitkan Kla Project.Di luar dugaan, angka penjualan album 19 meledak di
pasaran, setelah melewati angka 300.000 kopi, pihak BASF mengganjar mereka dengan dua penghargaan sekaligus. Masing - masing untuk kategori Pendatang Baru Terbaik dan Album Terlaris 1993. Dalam pembuatan album Format Masa Depan diwarnai oleh hengkangnya Wawan Juniarso karena tidak adanya kecocokan diantaranya.
Setelah itu dalam pembuatan album berikutnya Dewa menggunakan additional music untuk drummernya yang antara lain : Ronald dan Rere. Setelah album Terbaik - Terbaik selesai, masuklah Wong Aksan menempati posisi drummer. Namun setelah menyelesaikan pembuatan album Pandawa Lima, pada tanggal 04 Juni 1998 Wong Aksan dikeluarkan dari Dewa 19, sebab pukulan dram Aksan dinilai mengarah ke musik jazz dan sebagai gantinya masuklah Bimo Sulaksono (mantan anggota Netral)
karena dirasakan bahwa Dewa 19 akan konsentrasi dijalur musik rock, dan membutuhkan seorang drummer dengan tipikal permainan musik rock. Bimo pun akhirnya hengkang dari grup ini dan bergabung dengan Bebi untuk membentuk grup Romeo.
Ditengah masalah pergantian personil ditubuh Dewa, masih ada masalah lain yang lebih berat yaitu dua orang personil Dewa Ari & Erwin mengalami ketergantungan Narkoba. Hal ini menyebabkan Dewa vakum dalam dunia musik Indonesia. Ari Lasso yang sangat sulit dihubungi sempat menyebabkan Album bintang 5 tertunda. Erwin memutuskan untuk masuk rehabilitasi dan pesantren untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Akhirnya setelah melewati waktu yang cukup lama Erwin berhasil sembuh
total dan mulai mempersiapkan diri untuk menyelesaikan Album ke 5, meskipun Erwin hanya sebagai Additional player. Tapi masalah tidak berakhir sampai disitu, karena Ari Lasso semakin sulit dihubungi, akhirnya Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Vokalis yang ikut membesarkan nama Dewa itu. Akhirnya Dhani bertemu dengan Elfonda”Once”Mekel dan mengajak untuk bergabung. Karena posisi drummer masih kosong, Dewa juga memutuskan untuk mencari pengganti Bimo. Kebetulan Once mempunyai teman seorang Drummer yaitu Tyo Nugros yang akhirnya resmi menjadi Drummer Dewa.
Setelah cukup lama menyiapkan materi untuk album ke lima yang bertajuk “Bintang Lima” pada tahun 2000 album ini berhasil di release. Ternyata dengan pergantian 2 orang personil di tubuh Dewa tersebut membawa angin segar, dengan meledaknya Album Dewa yang kelima tersebut. Erwin kembali resmi menjadi bassit Dewa. Dan diharapkan ini adalah formasi terakhir Dewa. Berhasilnya Album kelima memacu Dewa untuk segera membuat Album selanjutnya, yaitu Album enam yang diberi judul “Cintailah Cinta”.
Album ini dipersiapkan secara matang dan terkonsep, sehingga dalam kurun waktu yang cukup singkat akhirnya album ini bisa di release awal tahun 2002. Ditengah-tengah release album keenam ini banyak masalah yang muncul. Diawali dengan kasus judul lagu “Arjuna Mencari Cinta” yang dipermasalahkan dan akhirnya Dewa memutuskan untuk mengganti judul tersebut menjadi “Arjuna”. Belum selesai masalah judul lagu Dewa kembali harus kehilangan seorang personilnya. Erwin mundur dari Dewa kabarnya dipicu beberapa hal yang konon tidak bisa ditolerir lagi , yang berhubungan dengan masalah Manajemen. Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Erwin dan muncul satu nama yaitu Yuke bassist band The Groove. Yuke diajak bergabung sebagai additional player. Dengan diterpa berbagai masalah yang silih berganti tersebut tidak menyurutkan semangat Dewa untuk tetap eksis. Bahkan semakin membesarkan namanya sebagai Band yang paling berkibar di blantika musik Indonesia.
Read Full...
Langganan:
Postingan (Atom)
Post